MAKALAH
MESIN GERINDA
DISUSUN OLEH:
MUHAMAD SUBCHI
KELAS : XII TPM 6
SMK NEGERI 1 KRAGILAN
TAHUN AJARAN 2022-2023
Alamat : Jalan Raya Serang Jakarta Km. 13 Kragilan Perum
Graha Cisait Kelurahan Cisait, Kec. Kragilan, Kabupaten Serang, Banten 42184
KATA
PENGANTAR
Segala puji hanya milik Allah SWT. Shalawat dan salam selalu tercurahkan
kepada Rosulullah SAW. Berkat limpahan dan rahmat-Nya penyusun mampu
menyelesaikan tugas ini. Dalam penyusunan tugas atau materi ini tidak sedikit
hambatan yang penulis hadapi. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam
penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan dan bimbingan orang
tua, sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi teratasi.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi
sumbangan pemikiran kepada pembaca khususnya para pelajar. Saya sadar bahwa
makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Untuk itu saya
meminta masukannya demi perbaikan makalah saya dimasa yang akan datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca.
Kragilan, 15 Maret
2023
Penyusun
DAFTAR ISI
Halaman
Judul..................................................................................................... 1
Kata
Pengantar.................................................................................................... 2
Daftar
Isi............................................................................................................. 3
BAB
I PENDAHULUAN................................................................................. 4
1.1
Latar Belakang.............................................................................................. 4
1.2
Rumusan Masalah......................................................................................... 5
1.3
Tujuan............................................................................................................ 5
BAB
II PEMBAHASAN................................................................................... 6
2.1
Pengertian Mesin Gerinda............................................................................. 6
2.2
Fungsi Mesin Gerinda................................................................................... 6
2.3
Jenis-Jenis Mesin Gerinda............................................................................. 7
2.4
Bagian-Bagian Utama Mesin Gerinda........................................................ 10
2.5
Jenis-Jenis Batu gerinda Beserta Fungsinya................................................ 16
BAB
III PENUTUP......................................................................................... 19
3.1
Kesimpulan.................................................................................................. 19
3.2
Saran............................................................................................................ 19
Daftar
Pustaka................................................................................................... 20
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Mesin
gerinda (grinding machines) merupakan sebuah alat yang digunakan untuk
proses pemotongan logam secara abrasive melalui gesekan antara
material abrasive dengan benda kerja/ logam. Selain untuk
memotong logam/ benda kerja sesuai ukuran, proses gerinda ini juga untuk finishing (memperhalus
dan membuat ukuran yang akurat pada permukaan benda kerja). Menggerinda dapat
juga digunakan untuk mengasah benda kerja seperti pisau dan pahat, serta dapat juga
digunakan untuk menyiapkan permukaan benda kerja yang akan dilas. Mesin gerinda
terutama dirancang untuk menyelesaikan suku cadang yang permukaannya silindris,
datar atau penyelesaian permukaan dalam (Amstead, 1992).
Menggerinda
merupakan perbandingan antara memutar dan menggilas, dimana usia siklus kerja
roda tidak dapat ditentukan dari standart tabel atau grafik. Kepastian presisi
dalam menggerinda menjadi proses dalam penyelesaian dengan bentukan chip pada
dimensi submicron yang terjadi oleh proses ekstruksi, ini
cenderung akan memberikan proses variabilitas pada permukaan benda kerja yang
tidak seimbang. Hal ini dipengaruhi oleh sistem yang tidak stabil, pendinginan
yang tidak konsisten, dll. Meskipun demikian, dengan 2
peralatan
penggerindaan yang lebih kompeten maka performanya dapat dikontrol dan
diperhitungkan didalam suatu daerah yang diijinkan (Marinescu, 2004). Dengan
beragam manfaat dan fungsi dari gerinda tersebut maka diperlukan pengembangan
batu gerinda untuk menunjangnya. Penggerindaan bukan suatu proses yang lepas
dari permasalahan. Permasalahan tersebut ialah kerusakan yang berkenaan dengan
panas, permukaan kasar, vibrasi-vibrasi dan keausan roda gerinda yang cepat.
Untuk menanggulangi permasalahan ini dengan tepat maka dibantu oleh pemahaman
yang benar dan saling mempengaruhi dari faktor-faktor menggerinda. Permasalahan
yang biasa ditemui dianalisa didalam proses agar dapat berhasil menunjukan
bagaimana parameter-perameter itu dapat dioptimalkan dan diperbaiki kualitas
gerinda. Dalam penelitian ini menggunakan batu gerinda rancangan sendiri dengan
membuat batu gerinda dengan menggunakan variasi perekat jenis resin epoxy dan
resin phenox.
1.2 Rumusan Masalah
1.Apa itu mesin gerinda?
2.Jenis-jenis mesin gerinda?
3.Bagian-bagian utama mesin gerinda?
4.Jenis-jenis batu gerinda berserta
fungsinya?
1.3 Tujuan
Maklah
ini dibuat dengan tujuan sebagi tugas akhir mata kulia proses
produksi 1agar dapat mengetahui lebih banyak tentang mesin gerinda tangan
beserta cara pengoperasiannya agar mempunyai dasar pengetahuan dan
pengalaman sehingga memudahkan kita pada saat melaksanakan proses
penggerindaan dengan penggunaan roda gerinda yang sesuai dengan material benda
kerja yang akan digerinda dan bermanfaat untuk mencegah terjadinya kecelakaan
kerja.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Mesin Gerinda
Mesin
gerinda adalah salah satu mesin perkakas yang digunakan untuk mengasah/memotong
ataupun menggerus benda kerja dengan tujuan atau kebutuhan tertentu. Prinsip
kerja mesin gerinda adalah batu gerinda berputar bersentuhan dengan benda kerja
sehingga terjadi pengikisan, penajaman, pengasahan, atau pemotongan.
2.2 Fungsi Mesin Gerinda
· Memotong
benda kerja yang ketebalanya yang tidak relatif tebal.
· Menghaluskan
dan meratakan permukaan benda kerja.
· Sebagai
proses jadi akhir ( finishing ) pada benda kerja.
· Mengasah
alat potong agar tajam.
· Menghilangkan
sisi tajam pada benda kerja.
· Membentuk
suatu profil pada benda kerja ( baik itu elips, siku, dan lain-lain)
2.3 Jenis-Jenis Mesin Gerinda
1.Mesin Gerinda Permukaan
Mesin
Surface Grinding adalah mesin gerinda yang diperuntukan untuk membuat bentuk
datar dan permukaan yang rata pada sebuah benda kerja yang diletakan di bawah
batu gerinda yang berputar. Pada umumnya mesin gerinda ini digunakan untuk
penggerindaan permukaan yang meja mesinnya bergerak horizontal bolak-balik.
Benda kerja dicekam pada meja kerja kemudian digerakkan maju mundur di bawah
batu gerinda. Meja pada mesin gerinda datar dapat dioperasikan secara manual
atau otomatis yang dapat diatur pada bagian tuasnya. Hasil pengerjaan mesin
gerinda permukaan diperuntukan untuk Parallel block, Jangka Sorong, Bed Mesin,
dan lain-lain. Prinsip kerja utama dari mesin surface grinding adalah gerakan
bolak-balik benda kerja dan gerak rotasi dari tool. Dilihat dari prinsip kerja
utama mesin tersebut, mesin gerinda datar secara garis besar mempunyai tiga
gerakan utama, yaitu:
1. Gerak putar batu
gerinda.
2. Gerak meja memanjang dan
melintang.
3.Gerak pemakanan (feeding).
2. Mesin Gerinda Tangan
Mesin
gerinda tangan merupakan mesin yang berfungsi untuk menggerinda benda kerja.
Menggerinda dapat bertujuan untuk mengasah benda kerja seperti pisau dan pahat,
atau dapat juga bertujuan untuk membentuk benda kerja seperti merapikan hasil
pemotongan, merapikan hasil las, membentuk lengkungan pada benda kerja yang
bersudut, menyiapkan permukaan benda kerja untuk dilas, dan lain-lain. Mesin
Gerinda didesain untuk dapat menghasilkan kecepatan sekitar 11000 – 15000 rpm.
Dengan kecepatan tersebut batu gerinda, yang merupakan komposisi aluminium
oksida dengan kekasaran serta kekerasan yang sesuai, dapat menggerus permukaan
logam sehingga menghasilkan bentuk yang diinginkan. Dengan kecepatan tersebut
juga, mesin gerinda dapat digunakan untuk memotong benda logam dengan
menggunakan batu gerinda yang dikhususkan untuk memotong.
3. Mesin Gerinda Duduk
Bukan
cuma wc duduk gan, mesin gerinda juga punya yang versi duduknya. Fungsi utama
gerinda duduk adalah untuk mengasah mata bor, tetapi dapat juga digunakan untuk
mengasah pisau lainnya, seperti mengasah pisau dapur, golok, kampak, arit, mata
bajak, dan perkakas pisau lainnya. Selain untuk mengasah, gerinda duduk dapat
juga untuk membentuk atau membuat perkakas baru, seperti membuat pisau khusus
untuk meraut bambu, membuat suku cadang mesin jahit, membuat obeng, atau alat
bantu lainnya untuk reparasi turbin dan mesin lainnya.
4.Mesin
Gerinda silindris
2.4 Bagian-Bagian Mesin Gerinda
1.Gerinda Datar
Keterangan Gambar :
1.
Spindel
pemakanan batu gerinda Penggerak pemakanan batu gerinda.
2.
Pembatas
langkah meja mesin
3.
Sistem
hidrolik Penggerak langkah meja mesin.
4.
Spindel
penggerak meja mesin naik turun
5.
Spindel
penggerak meja mesin kanan-kiri
6.
Tuas
pengontrol meja mesin
7.
Panel
kontrol Bagian pengatur prises kerja mesin.
8.
Meja
mesin Tempat dudukan benda kerja yang akan digerinda.
9.
Kepala
utama Bagian yang menghasilkan gerak putar batu gerinda dan gerakan
pemakanan.
2.Gerinda Tangan
Keterangan Gambar:
1.kabel
input 9.kumparan
stator
2.skalar 10.kipas
3.kabel 11.bering/laher
4.lamel
komutatator 12.gear
gigi kecil
5.lilitan 13.gear
gigi besar
6.stator 14.laher
7.bering/
laher 15.pisau
gerinda
8.sikat
karbon 16.bagian
penahan pisau
3.Gerinda Duduk
4.Gerinda Silindris
Bagian – bagian Utama Mesin Gerinda
Keterangan
gambar:
1.
Kepala utama. Bagian yang menghasilkan gerak putar batu gerinda.
2.
Spindel utama benda kerja (workhead). Bagian yang mengatur kecepatan putar dan pencekaman benda kerja.
3.
Kaki mesin. Sebagai pendukung mesin.
4.
Panel kontrol. Bagian pengatur proses kerja mesin.
5.
Meja bawah. Dudukan meja atas.
6.
Meja atas. Tempat dudukan kepala lepas di spindel utama benda kerja dan dapat diatur
sudutnya.
7.
Kepala lepas (tailstock). Menyangga benda kerja pada pencekaman di antara dua senter.
8.
Perlengkapan pendingin. Tempat pengatur aliran cairan pendingin.
2.5
Jenis-Jenis Batu Gerinda dan fungsinya
Mesin gerinda khususnya gerinda tangan (Angle grinder) memiliki beragam
fungsi dan dapat digunakan untuk berbagai macam permukaan. Tinggal menyesuaikan
jenis mata gerinda apa yangdigunakan.
Pada
artikel ini, kita akan membahas jenis-jenis mata gerinda serta fungsinya. Ini
penting agar Anda tidak salah memilih jenis mata gerinda yang tepat untuk
pekerjaan Anda.
Ada
lima jenis pengerjaan yang umum dilakukan dengan menggunakan mesin gerinda
tangan. Mari kita simak penjelasan berikut.
1.
Batu gerinda asah (Grinding Wheel).
|
|
|
Gambar 2.6. Batu
gerinda asah |
Dari sekian banyak jenis kelengkapan untuk mesin
gerinda, produk ini (batu gerinda) merupakan produk yang paling banyak
dibutuhkan dan digunakan pada proses pengerjaan logam. Batu gerinda atau biasa
disebut dengan “Grinding wheel” berfungsi untuk mengikis permukaan
logam, baik pada besi, baja, maupun stainless steel. Spesifikasi
jenis batu gerinda biasanya tertera pada label di bagian atas produk.
2.5
Teori rumus perhitungan mesin gerinda
kecepatan
putar batu gerinda
secara teoritis kecepatan putar batu gerinda
dapat dihitung menggunakan rumus.
N = Vc X 1000 X
60 dimana
=
R X
d
N = kecepatan putar (rpm)
Vc=kecepatan potong (m/det)
d = diameter batu gerinda (mm)
1. Ukuran Butir
Asahan
Ukuran butir asah dinyatakan dalam bentuk angka.
Dimana semakin kecil angka menunjukan semakin besar ukuran butir abrasive dan
semakin besar angka maka ukuran butir abrasive semakin kecil. Batu gerinda
dengan butir kasar (angka kecil) memiliki kemampuan potong yang baik tetapi
hasilnya kasar sedangkan batu gerinda dengan butir halus (angka besar) memiliki
kemampuan daya bentuk yang baik dan hasil penggerindaan yang baik.
|
Tingkat kekasaran |
Ukuran butir (mesh) |
|
Kasar |
12, 14,16,20,24 |
|
Sedang |
30,36,46,56,60 |
|
Halus |
70,80,90,100,120 |
|
Sangat halus |
150,180,220,240 |
|
Tepung |
280,320,400,500,800,1200 |
Gambar tabel 2.1
butir asahan
2. Tingkat Kekerasan
batu gerinda
Tingkat kekerasan tidak dilihat dari kerasnya butiran
abrasive yang digunakan tetapi dilihat dari kuatnya bond (perekat) untuk
mengikat butiran abrasive dari tekanan tertentu ketika melakukan proses
penggerindaan. Tingkat kekerasan dinyatakan dalam simbol huruf alfabet.
Kekerasan batu gerinda dapat dilihat pada tabel dibawah :
|
Tingkat kekerasan |
Simbol |
|
Sangat lunak |
E,F,G |
|
Lunak |
H,I,J |
|
Sedang |
L,M,N,O |
|
Keras |
P,Q,R,S |
|
Sangat keras |
T,U,V,W |
Gambar tabel 2.2
tingkat kekerasaan batu gerinda
4. Susunan batu
gerinda
Struktur batu gerinda di pengaruhi dan di tentukan
oleh perbandingan 2 faktor, yaitu ukuran butiran dan perekat yang digunakan.
Perbandingan perekat dengan butir asah dalam batu gerinda berkisar antara 10-30
% dari volume total batu gerinda. Dilihat dari perbandingan tersebut, terdapat
2 jenis batu gerinda, yaitu:
a) Struktur
terbuka/ batu gerinda lunak
Jenis ini memiliki sifat mudah melepaskan butir asah
dalam tekanan tertentu karena memiliki Jumlah perekat sedikit. Jenis ini di
gunakan untuk menggerinda benda yang keras, karena sifat yang mudah melepas
butir asah, maka permukaan benda kerja selalu mendapatkan butiran asah yang
baru dan massih tajam. Percikan bunga api yang dihasilkan banyak karena selain
partikel benda kerja, gesekan yang terjadi juga melepaskan butiran asah.
b) Struktur
tertutup/ batu gerinda keras
Jenis ini memiliki sifat yang sulit melepaskan butir
asah dalam tekanan tertentu karena memiliki perekat yang banyak. Jenis ini
cocok di gunakan untuk menggerinda benda yang lunak, karena sifat benda kerja
yang lunak, maka mata asah dapat lebih awet karena partikel benda kerja akan
terkikis terlebih dahulu dari pada terlepasnya butiran asah. Percikan bunga api
yang dihasilkan oleh penggerindaan sedikit.
BAB II
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Mesin
potong diantaranya yaitu, mesin gerinda adalah suatu Mesin perkakas yang
digunakan untuk memotong, meratakan dan membelah benda kerja.Selain itu mesin
gerinda merupakan mesin yang berfungsi untuk menggerinda benda kerja.
Menggerinda juga bertujuan untuk mengasah benda kerja seperti pisau
dan pahat, atau dapat juga bertujuan untuk membentuk benda kerja seperti
merapikan hasil pemotongan. Jadi pada dasarnya kita dalam menggunakan mesin
harus disesuaikan dulu dengan cara sistem pengerjaan suatu benda
agar hasilnya mampu sempurna dan presisi sesuai dengan yang diharapkan.
3.2 Saran
Sebagai
anak teknik kita dituntut untuk mengoprasikan mesin, namun dengan catatan kita
harus tahu dan paham kegunaannya mesin tersebut. Selain tahu cara
mengoprasikannya kita juga harus mampu membedakan mesin-mesin berdasarkan
fungsi dan kegunaannya.
DAFTAR PUSTAKA
Rachman
Abdul (1984). Penambatan Frais, Jakarta: Bratasa Karya Aksara.
Daryanto
(1987).Mesin Pengerjaan Logam, Bandung: Tarsito.
Gain Jhon,
(1996). Engenering Whorkshop Practice.An International Thomson Publishing
Company. National Library of Australia
Daryanto
(1987).Mesin Pengerjaan Logam, Bandung: Tarsito.
Sumbodo
Wirawan dkk, (2008).Teknik Produksi Mesin Industrii.Direktorat Pembinaan
Sekolah Menengah Kejuruan. Direktirat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan
Menengah, Departemen Pendidikan Nasional.
Fitting
and Machining Volume 2:Education Department Victoria
No comments:
Post a Comment