MYOB ACCOUNTING VERSI 18
LANGKAH MENGGUNAKAN APLIKASI KOMPUTER
AKUNTANSI MYOB VERSI 18
A. Membuat
Data Perusahaan
1. Klik tombol start pada
Taskbar
2. Klik All
program, pilih MYOB Accouting Plus V18 > MYOB Accounting Plus V18 . Selanjutnya akan tampil jendela
Welcome to MYOB Accounting,. berikut penjelasan singkat dari fungsi tombol
yg terdapat dalam MYOB:
ü Open
your company file, digunakan untuk membuka file yang pernah disimpan (myo)
ü Create
a new company file, digunakan untuk membuat data perusahaan baru.
ü Explore
the sample company, digunakan untuk membuka file contoh yang telahdisediakan
oleh MYOB
ü What’s
New in this version, digunakan untuk melihat fitur-fitur baru yang terdapat
padaMYOB versi ini
ü Exit
MYOB Accounting digunakan untuk mengakhiri program MYOB.
3.Klik
Create a New company file, maka akan tampil jendela informasi a New Companyfile
Assistant,
4. Klik Next,
untuk melanjutkan ke tahap pengisian data perusahaan, Isi data perusahaan
5. Setelah
selesai, Klik Next. Berikutnya anda akan mengisi periode akuntansi yang akandigunakan perusahaan.
Ket :
- Current Financial Year : Isi tahun
buku pembukuan
-Last Month of Financial Year : Akhir
Periode pembukuan
-Conversion Month : Awal Periode
Pembukuan
-Number of Accounting Periode :
Jumlah Periode
6. Klik Next untuk menampilkan informasi periode akutansi sesuai dengan
pengaturan yangtelah dilakukan. Baca kembali informasi yang ditampilkan,
jiak terdapat kesalahan klik tombol Back untuk memperbaikinya, jika tidak
langsung klik Next
7.Pada kotak
pilihan Build Your Account List, anda tentukan cara pembuatan daftar akun yang akan digunakan. MYOB menyediakan
3 pilhan pembukuan daftar akun yaitu :
ü I
Would like to start with one of the list provided by MYOB Accounting, artinya Andaakan
menggunakan daftar akun yang telah disediakan oleh MYOB
ü I
Would like to import to list of account provided by my accountant after I’m
donecreating my company file. Artinya anda akan mengimpor daftar akun dari file
lain.
ü I
Would like to build my own accounts list once I begin using MYOB, artinya anda
akanmembuat sendiri daftar akun secara langsung.Pada Kasus kali ini Klik
pilihan Kedua. Lalu klik Next
8. Berikutnya akan tampil jendela informasi lokasi penyimpanan file.
Standarnya MYOB akan menyimpan file didalam drive C:\myob18ED\(nama
perusahaan). Jika ingin mengubah lokasi penyimpanan file klik tombol Change,
jika tidak langsung klik Next.
9.Selanjutnya MYOB akan memproses
data perusahaan yag telah kita masukkan.
10.Setelah proses selesai akan tampil
informasi Congratulations! Artinya bahwa pembuatanfile perusahaan sukses.
11. untuk masuk ke menu utama MYOB
klik Commad Center, Menu utama MYOB Accounting Plus V18 ditampilkan.
Import Daftar
Akun
Setelah daftar akun disiapkan,
selanjutnya anda akan mengimpor daftar akun tersebut kedalamMYOB. Berikut
langkah-langkahnya
1.Aktifkan
program MYOB Accounting Plus V18, lalu buka kembali file anda. (sesuai dengan nama perusahaan
yg telah anda buat).
2.Dari menu
utama MYOBAccounting
Klik File > Import Data > Accounts >
Account Information.
3.Kotak dialog
Import Fileditampilkan.
4.Pada kotak
dialog Open, pilih file daftar_akun yang telah disimpan dalam
format Text (Tabdelimited) dilokasi penyimpanan yang anda tentukansebelumnya,
lalu klik Open
5.Pindahkan
semua fields yang terdapat didalam kolom Import Fields ke dalam kolomMatching Import Field. Caranya klik
nama fields terlebih dahulu, lalu klik kolomMatching Import Field, lakukan satu
persatu untuk semua fileds.
6.Hasilnya nama
fields akan tampil didalam kolom Matching Import Field seperti gambar.
7.Klik tombol
Import Proses import file dilakukan
8.Setelah
selesai akan tampil informasi seperti gambar. Pada baris records skipped harusterisi angka 0. Jika tidak, berarti
akun yang gagal di import dan harus diperbaiki.Lakukan perbaikan setelah
selesai import kembali. Klik OK.
B. Mempersiapkan
Data Awal:
1. Linked Akun
Setelah
daftar akun diimpor ke dalam MYOB berikutnya anda akan membuat link akun yang
menghubungkan akun satu dengan akun lainnya. Link akun berfungsi untuk
mengotomatisasisistem kerja MYOB.
Accounts &
banking linked accounts
Berikut ini anda akan membuat link
untuk perkiraan buku besar dan kas/bank
(Accounts & Banking Linked
Accounts)
1.Dari menu
utama MYOB, klik menu
Setup > Linked Accounts >
Accounts & Banking Accounts
2.Kotak dialong
Accounts & Banking Linked Accounts ditampilkan
§ Keterangan
:Equity Accounts for Current Earnings = Perkiraan modul untuk laba periode
berjalan
§ Aquity
Accounts for Retained Earnings = Perkiraan modul untuk laba ditahan
§ Equity
Acconts for Historical Balancing = Perkiraan modul untuk selisih pembukuan
§ Bank
Account for Electronic Payments = Akun bank untuk pembayaran elektronik
§ Bank
Account for Unndeposite Funds = Akun untuk menampung penerimaan sementara
3.Ganti nama
akun Hostirical Balancing menjadi selisih pembukuan. Caranya Klik tanda panah Kotak Equity Account for
Historical Balancing.
4.Pada kotak
dialog Edit Account pilih tab Profile
ketik : Selisih Pembukuan di dalamkolom
Account Name, lalu klik OK
5.Berikutnya
klik tombol panah kotak Electonic Claring Account
6.Tampil kotak
dialong select from list, pilih akun Bank Delta, lalu
klik Use Account.
7.Ketika MYOB
menampilkan konfirmasi yang menanyakan apakah anda akan mengubahakun untuk pembayaran elektronik,
klik Yes
2. Linked Sales accounts
Selanjutnya anda akan membuat link
untuk akun yang berhubungan dengan penjualan. Berikutlangkah-langkahnya :
1.Pastikan menu
utama MYOB Accounting anda masih aktif. Klik menu
Setup > Linked Accounts
> Sales Accounts
2. Sales Linked Accounts ditampilkan
Keterangan :
ü Asset
Account for Trancking Receivables = Perkiraan aktiva untuk menampung piutang
ü Bank
Account for Customer Receipts = Perkiraan bank untuk penerimaan piutang
ü I
Charge freight on sales = Perkiraan untk menampung biaya penjualan
ü I
track deposits collected from customers = Perkiraan penerimaan uang muka
pelanggan
ü I
give discounts for early payment = Perkiraan untuk menampung potongan penjualan
ü I
assess charges for late payment = Perkiraa untuk denda keterlambatan pembayaran
3.Klik tombol
drop down pada kotak Asset Account for Tracking
Receivables,Pilih akunPiutang Usaha lalu klik Use Account
4.Pada kotak
Bank Account for Customer Receipts, ganti menjadi akun Bank Delta
5.Lalu klik
pilihan I change freight paid on sales, ganti dengan akun Freight Out/Freight
Collected ( Jika ada)
6. Setelah itu
klik kotak pilihan I track deposits collected from customers lalu klik tombol
drop down pada kotak Liability Account for customer deposits (Jika ada).
7. Kemudian pada
pilihan I give discount for early payment ganti dengan akun Sales Discount dan
pada pilihan I asses charges for late payment ganti dengan akun Late Fees
Collected.
3. Purchases Linked Account
Berikutnya anda akan membuatlink
untuk akun yang berhubungan dengan pembelian.Langkah-langkahnya
adalah sebagai berikut :
1.Dari menu
utama MYOB Accounting, klik Setup > Linked Accounts > Purchases Accounts
2.Kotak dialog
Purchases Linked Accounts ditampilkan dan Klik tombol drop down Liability
Account for Tracking Payables, pilih akun HutangUsaha lalu klik
tombol Use Account
Keterangan :
ü Liability
Account for Tracking Payables = Perkiraan kewajiban untuk hutang
ü Bank
Account for Paying Bills = Perkiraan untuk pembayaran hutang
ü I
can receive items without a Supplier bill = perkiraan untuk pembayaran tanpa
tagihan
ü I
pay freight on purchases = Perkiraan untuk biaya angkut pembelian (ganti dengan
akun Freigh Paid jika ada)
ü I
track deposits paid to suppliers = Perkiraan untuk uang muka pembelian (ganti
dengan akun Cash In Bank jika ada)
ü I
take discounts for early payment = Perkiraan untuk potongan pembelian (ganti
dengan akun Cost Of Goods Sold/Purchase Discounts)
ü I
pay charges for late payment = Perkiraan untuk denda keterlambatan pembayaran
(ganti dengan akun Late Fees Paid, jika tersedia)
4. Menghapus
Akun:
1. Buka
tampilan akun list.
2. Pilih
akun yang akan di hapus. Lalu klik menu Edit lalu pilih Delete Account.
3. Ulangi
langlah tersebut untuk menghapus akun yang selanjutnya ingin di hapus.
Akun yang tidak boleh dihapus:
1. Electronic Clearing
Account
2. Payroll
Cheque Account
3. Payroll
Liabilities
4. Retained
Earnings
5. Current
Earnings
6. Historical
Balancing Account
Akun-akun diatas tidak boleh dihapus
karena sudah ter-link akun, tapi untuk merapikan daftar akun, akun-akun
tersebut boleh dig anti nomer akunnya. Caranya:
1. Klik
tanda panah dipinggir kiri akun tersebut.
2. Lalu
ganti nomer akunnya sesuai keinginan.
5. Membuat
Akun baru:
1. Buka
Tampilan akun list.
2. Klik
New. Lalu masukan nama dan nomor akun yang akan dibuat.
3. Klik
OK.
6. Membuat daftar Supplier:
1. Pada
Command Centres, klik Card File lalu pilih Card List.
2. Pilih
pilihan Supplier lalu klik New di bagian bawah.
3. Lalu
isikan data pemasok seperti nama pemasok atau nama perusahaan, alamat, kota,
nomor telepon, nomor fax, email dan sebagainya.
4. Setelah
selesai diisi, klik Buying Details. Pada kotak dialog Paymen is Due isikan
jenis transaksi pembayarannya, kemudian pada kotak Discount Days dan Balance
Due Days isikan jangka waktu perolehan diskon pada faktur, dan pada kotak
Discount for Early Payment isikan besarnya potongan yang akan diperoleh.
5. Klik
Ok. Ulangi cara diatas untuk mengisikan dara supplier yang lain.
6. Jangan
lupa tambahkan Cash Supplier pada daftar pemasok untuk transaksi pembelian
tunai.
7. Membuat
daftar Customer:
1. Pada
Command Centres, klik Card File lalu pilih Card List.
2. Pilih
pilihan Customer lalu klik New di bagian bawah.
3. Lalu
isikan data pelanggan seperti nama pelanggan atau nama perusahaan, alamat, kota,
nomor telepon, nomor fax, email dan sebagainya.
4. Setelah
selesai diisi, klik Selling Details. Pada kotak dialog Paymen is Due isikan
jenis transaksi pembayarannya, kemudian pada kotak Discount Days dan Balance
Due Days isikan jangka waktu perolehan diskon pada faktur, dan pada kotak
Discount for Early Payment isikan besarnya potongan yang akan diperoleh.
5. Klik
Ok. Ulangi cara diatas untuk mengisikan dara supplier yang lain.
6. Jangan
lupa tambahkan Cash Customer pada daftar pemasok untuk transaksi pembelian
tunai.
8. Membuat
kartu persediaan:
1. Pada
Command Centres, pilih menu Inventory lalu klik Item List.
2. Muncul
tampilan Item List, klik New lalu isikan nama dan nomor barang.
3. Beri
tanda chek list pada kotak dialog:
· I
Buy This Item: Hubungkan dengan akun Cost Of Goods Sold
· I
Sell This Item: Hubungkan dengan akun Sales
· I
Inventory This Item: Hubungkan dengan akun Merchandise Inventory
4. Lalu
klik Buying Details. Pada kotak dialog Standar Cost isikan harga beli awal
satuan barang tersebut, dan pada kotak Buying Unit of Measure isikan satuan
barang tersebut.
5. Pada
kotak dialog Tax Code When Bought, isikan jenis pajak yang dipakai saat
pembelian barang.
6. Lalu
klik Selling Details. Pada kotak Selling Unit of Measure isikan satuan
barangnya dan pada Tax Code When Sold isikan juga pajak yang dipakai saat
penjualan barang.
7. Klik
Ok dan ulangi cara diatas untuk mengisikan data barang persediaan yang lain.
9. Mengisi
Saldo Akun:
1. Pada
Command Centres, pilih menu Setup lalu pilih pilihan Balances lalu klik Account
Opening Balances.
2. Isikan
saldo akun satu per satu sesuai letak saldo normalnya. Jika ada saldo akun yang
berlawanan dari letak saldo normalnya, maka tambahkan tanda min (-) didepan
angkanya.
Contoh:
Akun Allowance for Doubtfull
Debt (Cadangan Kerugian Piutang) tergolong dalam akun asset yang saldo
normalnya di debit, sedangkan akun Allowance for Doubtful Debt saldonya
di kredit, jadi contoh penulisannya seperti ini: -500.000. Begitu pula untuk
kelompok utang, modal, beban, maupun pendapat jika ada.
3. Pada
kolom paling bawah, kotak dialog Ammount left to be allocated harus bersaldo Rp
0,00 yang menunjukan bahwa saldo debit dan kredit sudah seimbang.
10. Mengisikan Saldo Awal Kartu
Utang, Piutang dan Persediaan:
a. Mengisikan
saldo awal Kartu Utang:
1. Klik
menu Setup lalu pilih pilihan Balances dan klik pilihan Supplier Balances.
2. Klik
Add Purchase.
3. Isikan
nama pemasok pada kotak dialog Supplier Name, isikan tanggal transaksi pada
kotak dialog Date dan isikan saldo awalnya pada kotak dialog Total Including
Tax. Kotak Tax Code akan terisi secara otomatis dan besarnya pajak juga akan terisi
secara otomatis.
4. Klik
Record dan ulangi cara diatas untuk mengisi saldo awal pemasok yang lain.
b. Mengisikan
Saldo awal Kartu Piutang:
1. Klik
menu Setup lalu pilih pilihan Balances dan klik pilihan Customer Balances.
2. Klik
Add Sales.
3. Isikan
nama pelanggan pada kotak dialog Customer Name, isikan tanggal transaksi pada
kotak dialog Date dan isikan saldo awalnya pada kotak dialog Total Including
Tax. Kotak Tax Code akan terisi secara otomatis dan besarnya pajak juga akan
terisi secara otomatis.
4. Klik
Record dan ulangi cara diatas untuk mengisi saldo awal pelanggan yang lain.
c. Mengisi
Saldo Awal Kartu Persediaan:
1. Pilih
Menu Inventory lalu klik Count Inventory.
2. Isikan
jumlah awal persediaan barang dagangan. Klik Adjust Inventory.
3. Akan
muncul kotak dialog Adjustment Information. Pada kotak dialog Default
Adjustment Account isi dengan akun Merchandise Inventory.
4. Klik
Continue lalu klik Opening Balances.
5. Akan
muncul tampilan seperti jurnal umum.
6. Isikan
tanggal pencatatannya dan memo dengan dekripsi singkat mengenai
pencatatan. Contoh: Saldo awal Persediaan Barang.
7. Isikan
nomor barang pada kolom Item, dan isikan harga awal per unitnya pada kolom Unit
Cost. Pada kolom Account isi dengan akun Merchandise Inventory.
8. Jika
semua barang sudah terisi, klik Record.
C. Pencatatan
Transaksi
1. Penerimaan
Kas
Contoh transaksi penerimaan kas
adalah penerimaan pembayaran piutang dari pelanggan, penerimaan pelunasan utang
karyawan, penjualan aktiva tetap atau surat-surat berharga. Tapi yang termasuk
dalam transaksi penerimaan kas dalam MYOB adalah semua transaksi yang menambah
kas diluar kegiatan usaha pokok perusahaan tersebut. Jadi, transaksi penerimaan
pembayaran piutang dari pelanggan tidak masuk dalam transaksi penerimaan kas.
Contoh:
Transaksi Penjualan Surat-surat
berharga:
(a) Pilih
menu Banking pada Command Centres, pilih pilihan Receive Money.
(b) Klik
Tax Inclusive untuk menghilangkan tanda Check List pada kotak Tax Inclusive.
(c) Isikan
data-data pada bukti transaksi pada masing-masing kolom:
· Payor:
kosongkan
· Deposit
to Account: isi dengan akun Cash In Bank.
· Amount
Received: isikan uang tunai yang diterima.
· Memo:
deskripsi singkat tentang transaksi tersebut.
· ID#:
nomor bukti.
· Date:
tanggal terjadinya transaksi.
(d) Pada
kolom Acct, isi dengan akun-akun yang terkait, kemudian pada kolom Amount
isikan jumlah debit/kreditnya (jika akun menyangku lebih dari 2 akun).
(e) Untuk
memastikan transaksinya benar atau tidak, tekan Ctrl+R.
(f) Kotak
dialog Out of Balance harus bersaldo nol.
(g) Jika
sudah benar, klik Record lalu Cancel.
2. Pengeluaran
Kas
Yang termasuk dalam transaksi
pengeluaran kas dalam MYOB adalah semua transaksi yang mengurangi kas diluar
kegiatan usaha pokok perusahaan tersebut. Contoh: pembayaran pajak ke kas
Negara, pembelian surat berharga atau pembelian aktiva tetap, pembayaran gaji
karyawan dan sebagainya. Pencatatanya:
(a) Pilih
menu Banking pada Command Centres lalu pilih Spend Money.
(b) Klik
Tax Inclusive untuk menghilangkan tanda Check List pada kotak Tax Inclusive.
(c) Isikan
data-data pada bukti transaksi pada masing-masing kolom:
· Payee:
penerima uang.
· Memo:
Deskripsi singkat tentang transaksi.
· Cheque
No: isi dengan nomor buktinya.
· Amount:
isi dengan jumlah uang yang dibayarkan.
· Date:
isi tanggal transaksinya.
(d) Jika
sudah, pada kolom Acct isi dengan akun-akun yang terkait dan pada kolom Amount
isi dengan jumlah debit/kreditnya (jika ada lebih dari 2 akun).
(e) Untuk
memastikan transaksinya benar atau tidak, tekan Ctrl+R.
(f) Kotak
dialog Out of Balance harus bersaldo nol.
(g) Jika
sudah benar, klik Record lalu Cancel.
3. Penjualan
Kredit
(a) Pada
Command Centres klik menu Sales lalu pilih Enter Sales.
(b) Klik
tanda check list pada kotak Tax Inclusive untuk menghilangkannya.
(c) Isikan
keterangan yang ada dalam bukti transaksi kedalam masing-masing kolom:
· Customer:
Isi dengan Cas Customer
· Invoice:
Isi dengan nomor faktur.
· Date:
isi tanggal faktur.
· Ship:
isi jumlah barang yang dibeli
· Item:
isi dengan nama barang yang dibeli
· Price:
isi dengan harga jual
(d) Secara
otomatis, MYOB akan menghitung total penjualan (terdapat pada kolom Subtotal),
pajak yang dikenakan (terdapat pada kolom Tax) dan total piutangnya
(terdapat pada kolom Total Amount).
(e) Untuk
memastikan transaksinya benar atau tidak, tekan Ctrl+R.
(f) Kotak
dialog Balance Due harus bersaldo nol.
(g) Jika
sudah benar, klik OK lalu Cancel.
4. Penjualan
Tunai
(a) Pada
Command Centres klik menu Sales lalu pilih Enter Sales.
(b) Pada
pilihan Terms, ganti pajaknya dengan C.O.D (Cash On Delivery).
(c) Isikan
keterangan yang ada dalam bukti transaksi kedalam masing-masing kolom:
· Customer:
Isi dengan Cas Customer
· Invoice:
Isi dengan nomor faktur.
· Date:
isi tanggal faktur.
· Ship:
isi jumlah barang yang dibeli
· Item:
isi dengan nama barang yang dibeli
· Price:
isi dengan harga jual
(d) Secara
otomatis, MYOB akan menghitung total penjualan, pajak yang dikenakan.
(e) Kemudian
isikan total penjualan yang ada pada kolom Total Amount pada kolom Applied to
Date.
5. Pembelian
Kredit
(a) Pada
Command Centres klik menu Purchases lalu pilih Enter Purchases.
(b) Klik
tanda check list pada kotak Tax Inclusive untuk menghilangkannya.
(c) Isikan
keterangan yang ada dalam bukti transaksi kedalam masing-masing kolom:
· Supplier:
Isi dengan Cas Supplier.
· Purchases:
Isi dengan nomor faktur.
· Date:
isi tanggal faktur.
· Bill:
isi jumlah barang yang dibeli
· Item
Number: isi dengan nomor barang yang dibeli
· Price:
isi dengan harga jual
(d) Secara
otomatis, MYOB akan menghitung total penjualan (terdapat pada kolom Subtotal),
pajak yang dikenakan (terdapat pada kolom Tax) dan total piutangnya
(terdapat pada kolom Total Amount).
(e) Untuk
memastikan transaksinya benar atau tidak, tekan Ctrl+R.
(f) Kotak
dialog Balance Due harus bersaldo nol.
(g) Jika
sudah benar, klik OK lalu Cancel.
6. Pembelian
Tunai
(a) Pada
Command Centres klik menu Purchases lalu pilih Enter Purchase.
(b) Pada
pilihan Terms, ganti pajaknya dengan C.O.D (Cash On Delivery).
(c) Isikan
keterangan yang ada dalam bukti transaksi kedalam masing-masing kolom:
· Supplier:
Isi dengan Cas Supplier
· Purchase:
Isi dengan nomor faktur.
· Date:
isi tanggal faktur.
· Bill:
isi jumlah barang yang dibeli
· Item
Number: isi dengan nama barang yang dibeli
· Price:
isi dengan harga jual
(d) Secara
otomatis, MYOB akan menghitung total penjualan, pajak yang dikenakan.
(e) Kemudian
isikan total penjualan yang ada pada kolom Total Amount pada kolom Pay to Date.
(f) Untuk
memastikan transaksinya benar atau tidak, tekan Ctrl+R.
(g) Kotak
dialog Balance Due harus bersaldo nol.
(h) Jika
sudah benar, klik OK lalu Cancel.
7. Retur
Penjualan dan Retur Pembelian
Untuk pencatatan retur penjualan dan
pembelian hampir sama dengan pencatatan penjualan kredit/pembelian kredit.
Hanya saja pada kolom Ship (untuk penjualan) dan kolom Bill (untuk pembelian)
diberi tanda min (-) didepan jumlah barangnya. Setelah semua data terisi klik
Ok. Lalu klik Register pada pilihan icon yang ada dibawah. Lalu akan muncul
kotak dialog Purchases Register, (untuk penjualan) atau kotak dialog Sales
Register (untuk penjualan), pilih pilihan Returns&Debits. Kemudian klik
Apply to Purchase/Apply to Sale. Jangan lupa untuk mengisikan tanggal
transaksinya. Klik OK.
8. Penerimaan
Pembayaran Piutang dan Pembayaran Utang
A. Penerimaan
Piutang dari Pelanggan
(a) Klik
Sales pada Command Centres, lalu pilih pilihan Receive Payments.
(b) Isikan
masing-masing data pada kotak dialog:
· Customer:
Nama pelanggan yang membayar
· Amount
Received: Jumlah yang diterima
· Memo:
terisi secara otomatis.
· ID#:
Nomor bukti.
· Date:
Tanggal transaksi.
(c) Kolom-kolom
yang ada akan terisi secara otomatis.
(d) Kotak
dialog Out of Balance harus bersaldo nol.
(e) Jika
sudah, klik Record lalu klik Cancel.
B. Pembayaran
Utang kepada Pemasok
(a) Klik
Sales pada Command Centres, lalu pilih pilihan Receive Payments.
(b) Isikan
masing-masing data pada kotak dialog:
· Customer:
Nama pelanggan yang membayar
· Amount
Received: Jumlah yang diterima
· Memo:
terisi secara otomatis.
· ID#:
Nomor bukti.
· Date:
Tanggal transaksi.
(c) Kolom-kolom
yang ada akan terisi secara otomatis.
(d) Kotak
dialog Out of Balance harus bersaldo nol.
(e) Jika
sudah, klik Record lalu klik Cancel.
D. Penyusunan
Laporan Keuangan
1. Menyelesaikan
Transaksi pada Jurnal Penyesuaian
§ Mencatat Jurnal Penyesuaian :
1. ACCOUNTS – RECORD JOURNAL
ENTRY.
2. Isi tanggal transaksinya – Isi
MEMO – Isi akun debit dan kreditnya
3. RECORD.
§ Penyesuaian untuk Rekonsiliasi :
1. BANKING – RECONCILE ACCOUNT.
2. Isi ACCOUNT dengan Cash In Bank
– Isi tanggal pada BANK STATEMENT DATE.
3. Pada NEW STATEMENT BALANCE
isilah dengan jumlah angka yang tercatat pada CALCULATE STATEMENT BALANCE
sehingga OUT OF BALANCE bernilai 0.
4. Klik icon BANK ENTRY
5. Isi amount pada SERVICE CHARGE
– Isi tanggal transaksinya.
6. Isi EXPENSE ACCOUNT dengan akun
Bank Service Charge – Isi amount pada INTEREST EARNED – Isi ID – Isi tanggal
transaksinya.
7. Isi INCOME ACCOUNT dengan
Interest Income – RECORD.
8. Klik icon sehingga setiap baris
akan automatis ditandai – Klik RECONCILE – Klik CANCEL.
2. Menampilkan
dan Mencetak Laporan Keuangan
1. Menampilkan
dan mencetak Neraca :
a. REPORT – ACCOUNTS.
b. Pada BALANCE SHEET pilih
STANDARD BALANCE SHEET.
c. DISPLAY – PRINT – Pilih
PRINTER – Tentukan banyaknya rangkap.
d. Klik OK
2. Menampilkan
dan mencetak Laporan Laba Rugi :
a. REPORT – ACCOUNTS –
PROFIT & LOSS (ACCRUAL).
b. DISPLAY – PRINT – Pilih PRINTER
– Tentukan banyaknya rangkap.
c. Klik OK.
3. Menampilkan
dan mencetak Laporan Arus Kas :
a. REPORT – BANKING –
STATEMENT OF CASH FLOW.
b. DISPLAY – PRINT – Pilih PRINTER
– Tentukan banyaknya rangkap.
c. Klik
OK.
No comments:
Post a Comment